Kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertema “Penguatan Peran Guru dan Orang Tua dalam Pendidikan Islam Berbasis Keluarga” sukses dilaksanakan di Yayasan Al-Furqon Pajar Bulan, Kecamatan Way Tenong, Kabupaten Lampung Barat. Kegiatan ini menghadirkan narasumber utama, Moh. Ilyas Iskandar, M.Pd, yang memberikan pemaparan mendalam mengenai pentingnya sinergi antara sekolah dan keluarga dalam membangun karakter Islami pada anak.
Acara tersebut dihadiri oleh para guru, orang tua siswa, serta pengurus yayasan yang antusias mengikuti rangkaian kegiatan sejak awal hingga akhir. Dalam sambutannya, pihak yayasan menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen lembaga dalam meningkatkan kualitas pendidikan Islam yang tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga pembentukan akhlak dan kepribadian peserta didik.
Dalam penyampaian materinya, Moh. Ilya Iskandar, M.Pd menegaskan bahwa keluarga adalah madrasah pertama bagi anak. Ia menjelaskan bahwa nilai-nilai keislaman seperti kejujuran, tanggung jawab, disiplin, dan adab harus ditanamkan sejak dini di lingkungan rumah. Guru di sekolah, menurutnya, berperan sebagai mitra strategis orang tua dalam memperkuat nilai-nilai tersebut agar anak mendapatkan pendidikan yang selaras antara rumah dan sekolah.
Lebih lanjut, ia juga menyoroti tantangan pendidikan Islam di era modern, terutama pengaruh teknologi digital terhadap perkembangan anak. Orang tua dan guru diimbau untuk tidak hanya menjadi pengawas, tetapi juga pembimbing yang mampu memberikan teladan serta menciptakan komunikasi yang terbuka dan penuh kasih sayang. Pendekatan ini dinilai efektif dalam membangun kedekatan emosional sekaligus kontrol yang positif terhadap anak.
Sesi diskusi berlangsung secara interaktif, di mana para peserta diberikan kesempatan untuk menyampaikan pertanyaan dan berbagi pengalaman. Sejumlah orang tua mengungkapkan kendala dalam mendisiplinkan anak di rumah, sementara guru membahas pentingnya kolaborasi melalui komunikasi rutin antara wali kelas dan orang tua. Diskusi tersebut memperlihatkan adanya semangat bersama untuk memperkuat pendidikan berbasis keluarga.
Selain pemaparan materi, kegiatan ini juga diisi dengan penyusunan rencana tindak lanjut yang melibatkan guru dan orang tua. Mereka diajak menyepakati langkah-langkah konkret seperti peningkatan komunikasi, penguatan kegiatan keagamaan di rumah, serta pembiasaan ibadah yang konsisten. Komitmen bersama ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih harmonis dan terarah.
Dengan terselenggaranya kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini, Yayasan Al-Furqon Pajar Bulan Way Tenong Kabupaten Lampung Barat berharap terbangun sinergi yang berkelanjutan antara guru dan orang tua. Penguatan peran kedua pihak tersebut diyakini menjadi kunci dalam mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kokoh dalam iman dan berakhlak mulia.

